Melakukan hubungan suami istri bagi pasangan suami istri (pasutri) yang ingin segera mempunyai momongan ternyata terdapat trik tersendiri. Kuncinya sering berhubungan dan selalu melakukannya dengan senang hati."Jangan ada paksaan," kata Prof. Dr.dr. Wahyuning Ramelan SPaG (Spesialis Andrologi) Brawijaya Women & Children Hospital, di Jakarta, Sabtu (13/12). Menurutnya, hubungan suami istri yang dilakukan dengan terpaksa akan menyebabkan produksi sperma maupun dan sel telur menjadi tidak baik. Kalau produksinya tidak baik akan mempengaruhi proses reproduksi.
Selain itu, dr Ramelan juga menyebut hubungan suami istri sebaiknya dilakukan secara teratur. Setidaknya, pasutri melakukan hubungan minimal 3 kali dalam seminggu atau lebih. Jika hubungan tidak dilakukan secara intensif, maka kesempatan untuk memperoleh masa subur istri menjadi berkurang. "Semakin sering semakin baik karena bisa memperoleh masa subur istri," tutur dr. Ramelan.
Sementara itu, Prof.Dr.dr.Med. Ali Baziad, SPOG yang juga dari Brawijaya Women & Children Hospital mengatakan faktor utama penyebab sulitnya memiliki momongan berasal dari perempuan. Sebab, besar kemungkinan produksi sel telur yang kurang baik, hormon, dan siklus masa subur perempuan yang seringkali berubah.
Di samping itu, faktor usia juga memiliki andil dalam proses reproduksi. Menurut dr Ali, semakin tua usia seseorang, maka tubuh akan semakin mengalami perubahan dan mutasi. Hal ini berarti, mekanisme perbaikan dalam tubuh juga semakin berkurang dan mempengaruhi tingkat kesuburan baik perempuan maupun pria.
"Semakin tua semakin sulit. Dan kemungkinan resiko melahirkan anak dengan kelainan semakin besar," ujarnya. Saat ini terdapat sekitar 11-15 pasutri sulit mendapatkan anak.
Sumber: Kompas!
0 komentar:
Poskan Komentar